Jumat, 10 Februari 2012

Finally, Friday ^_^

"Thanks God, It's Friday"
pasti sering dengar atau baca kalimat di atas kan?
sebuah bentuk rasa syukur bahwa hari ini hari Jumat
begitu kira-kira maksud kalimat di atas
bagi umat Muslim, Jumat memang hari untuk beribadah
oleh sebab itu beberapa sekolah yang berbasis islami meliburkan siswanya di hari Jumat (bukan di hari Minggu), seperti yang biasanya
tapi, kenapa judul postingan ini "Finally, Friday" bukan "Thanks God, It's Friday"
ayoo.. kenapa kenapa kenapa??

sederhana
hanya karena saat aku melihat TTI (Trending Topic of Indonesia) di twitter *semacam tweet yang paling banyak dipost*, aku menemukan dua kata itu
"Finally, Friday"
dan menurut pemahamanku, sebenarnya sama saja maksud dan tujuan antara "Thanks God, It's Friday" dan "Finally, Friday"
semuanya sebuah bentuk syukur karena hari ini hari Jumat
eehhm, semacam hari Jumat itu sudah dinanti lama dan ketika hari Jumat datang, maka orang-orang akan bersyukur
kenapa? hayoo, kenapa?
karena setelah hari Jumat itu hari Sabtu
lalu?
setelah hari Sabtu itu hari Minggu
semua orang tahu itu, jadi? kenapa?
karena setelah tibanya hari Jumat yang bagi kebanyakan orang adalah hari terakhir beraktivitas (bekerja, kuliah, atau beberapa sekolah), maka hari Sabtu dan hari Minggu akan segera tiba
Weekend tiba.. Libur.. Beristirahat sejenak dari rutinitas
mungkin bagi sebagian orang yang biasa berlibur, mereka akan menghabiskan waktunya dengan berekreasi bersama keluarga atau para sahabat jiwa
atau mungkin bagi sebagian lagi yang lebih terbiasa beristirahat di rumah, maka mereka akan menghabiskan waktunya di rumah berkumpul dengan keluarga, bisa belajar memasak (kebanyakan bagi perempuan), menghabiskan novel yang telah dibeli sebelumnya, melanjutkan menonton DVD drama Korea yang tak sempat ditonton sebelumnya, atau hanya sekedar tidur untuk mengembalikan tenaga
lalu, kenapa judul posting ini "Finally, Friday"
apa karena aku bersyukur ini hari Jumat dan aku bersyukur dua hari ke depan akan libur?
mungkin tidak mengingat statusku sebagai 'mahasiswa tingkat akhir' yang kebanyakan memiliki waktu cukup banyak untuk duduk di depan laptop untuk menyelesaikan 'tagihan' akhir kuliah atau sekedar online
lalu, kenapa?
yah, sederhana
hanya tertarik dengan TTI "Finally, Friday" dan karena hari ini hari Jumat ^_^

hari Jumat ini, 10 Februari 2012 hujan tak datang
panas menggarang sejak pukul 10.00 WIB hingga sore ini
mentari terlalu ceria hari ini, sedangkan aku meninggalkan rumah di pagi hari ini dengan perasaan berkecamuk
aku melakukan hal yang tak perlu ku lakukan sebenarnya
aku pun tak berdaya ketika setan menembus pertahananku
mungkin karena aku terlambat Subuh, sehingga setan begitu mudah membuat hati dan lidahku terpeleset
mama... maaf untuk 'nada bicaraku' tadi pagi
baru menyadari, aku menjadi sangat sensitif ketika ditanya mengenai hal itu
mama... mama... mama... maaf >_<

akhirnya, hari ini aku keluar rumah ketika jam di handphoneku menunjukkan pukul 06.37 WIB
paling pagi sejak hampir tiga bulan lalu *ketika PPL selesai* aku keluar rumah paling cepat itu pukul 08.00 WIB
dan hari ini karena janjiku dengan seorang sahabat akan membantunya dalam penelitiannya, aku pun rela pergi begitu pagi
menuju SMP Negeri 4, sekolah tempat PPL sang sahabat dulu, jadi dia sudah cukup mengenal 'medan' penelitiannya
SMPN 4 itu 'calon' sekolahku setamat SD *hanya calon yaa saudara-saudara*
saat lulus SD dengan predikat juara umum *ckckck, pada gak nyangka pasti*, aku ditawari pak kepala sekolah untuk lintas rayon dan melanjutkan ke SMP itu
tetapi, dengan alasan klasik anak SD yang baru lulus "gak punya temen, pak", akhirnya saya tetap memilih sekolah rayon sebagai sekolahku selanjutnya
walaupun seharusnya aku sudah bisa menikmati sekolah dengan akreditasi A sejak lulus SD, tapi aku tak menyesalinya sedikit pun
SMP Negeri 27 Palembang, yang letaknya di 'ujung' Sako, tak banyak dikenal orang itu tetap menjadi sekolah penuh kenangan
tak sedetik pun merasa menyesal ketika aku memilihnya, tak pernah ^_^

jadi, setelah sekedar mengucap salam segera aku menuju SMPN 4 menggunakan angkutan kota jurusan 'KUTO'
angkot yang menjadi idolaku beserta beberapa teman karib di masa SMA
oh iya, setelah menjadi siswa di lingkungan Perumnas dan Sako yang baik selama 9 tahun *SD dan SMP*
Alhamdulillah aku berkesempatan menjadi siswa di SMA Negeri 18 Palembang
yang aku dan teman-temanku tahu sebagai salah satu SMA favorit di kota Palembang
dan angkot KUTO lah yang setia menjadi kendaraan antar jemput sekolah rumah setiap harinya selama tiga tahun

tak pula menyangka, aku berbarengan dengan seorang mbak tingkat di kampus (meski beda jurusan) yang juga kakak kelas di masa SMA
cuma berbasa-basi sedikit, kami mulai sibuk dengan handphone masing-masing
aku hanya sesekali membalas pesan sang sahabat yang telah dulu tiba di SMPN 4
aku berada di dempetan siswa-siswa yang sedang diburu waktu karena jam di tanganku menunjukkan pukul 06.48 WIB
ketika SMA dulu di jam yang sama dan kami belum berada di kelas, maka kami pasti sedang berada di luar pagar menanti pukul 07.00 WIB
bukan untuk dipersilahkan masuk dengan manis, tetapi masuk untuk menjalani hukuman terlambat
paling kecil hukumannya mengelilingi lapangan mini sekolah kotak sabun itu dengan jarak tempuh 5 keliling lapangan
SMA kami menerapkan waktu masuk tutup pagar pukul 06.45 WIB dengan 15 menit pertama untuk membaca ayat suci Al-Quran
selanjutnya pukul 07.00 WIB pagar kembali dibuka untuk mempersilahkan masuk siswa yang telah berdiri berdesakan di depan pagar untuk mendaftarkan namanya di buku 'Siswa Terlambat' dan menjalani hukuman
eehmm, aku termasuk siswa rajin yang selalu datang pagi ketika masa SMA
mungkin hanya sekitar 3 kali nasib naas menimpaku untuk menikmati berolahraga pagi sebelum memulai belajar di kelas
belum lagi kalo guru di jam pertama rada-rada, maka bersiaplah mendapatkan double attack di harimu

kembali ke hari ini
berada di antara anak-anak dengan seragam sekolah ini sempat membawaku ke kenangan 3,5 tahun lalu yang jarang terekam memori otakku
ketika aku masih menggunakan seragam baju putih dan rok abu-abu pendek, aku juga berada di angkot seperti ini
tetapi waktunya jauh lebih pagi
dan aku mengenal semua orang di angkot ini *walau kadang ada beberapa anak sekolah lain*
aku dan teman-temanku dulu seperti langganan naik angkot
jadi tiap harinya selalu naik angkot itu, oleh karena itu kami jarang terlambat dan juga jarang 'berolahraga' di pagi hari
suasana di angkot tadi pagi benar-benar mirip dengan masa SMA itu
sang sopir seperti tahu jika anak-anak SMA suka dengan lagu-lagu pop-band yang sedang booming saat itu
angkot tadi pagi menghadirkan suara si Ariel, Charlie, dll yang begitu akrab di telingaku ketika aku SMA
bedanya, ketika SMA maka aku dan teman-temanku akan menyanyikan lagu itu bersama *walau tidak dengan volume suara yang besar*
tetapi pagi ini aku hanya berdendang di dalam hati
malu doong, udah calon sarjana masih nyanyi-nyanyi kalo denger lagu ^^
dan yang lagi-lagi berbeda pastinya aku tak mengenal orang-orang di angkot ini *kecuali mbak tingkatku tadi* seperti dulu
tiba-tiba merasa aku memiliki lebih sedikit teman dibanding dulu
sebenarnya bukan sih, hanya karena aku tak lagi berada di lingkungan itu lagi setelah beberapa tahun
semua pasti berubah, takkan mungkin orang-orang di angkot tadi harus aku kenal semuanya
dan akupun baru tahu, ternyata dengan 20 menit dari perumnas ke golf itu bisa sampai walaupun lewat rute jalan Bombat-Simp.Dogan-Abi Hasan- Simpang Patal
padahal sudah lewat pukul 06.45 WIB ketika aku melewati jalan Abi Hasan, tetapi aku tak menemukan sedikit pun yang namanya 'macet'
padahal dulu kami benar-benar ketakutan dengan macet di daerah Kenten Permai - Abi Hasan di jam-jam rawan seperti itu
tetapi sekarang tidak lagi
hahahaaa.. aku menertawakan diriku sendiri
ini perubahan yang baik pastinya
tak lagi kenal macet daerah itu
aku saja yang gak melek 'jalanan'
kebiasaan naik Transmusi yang tidak melalui rute itu tentu membuatku tak tahu apa-apa tentang kabar di jalanan itu

sepertinya mulai ngalor-ngidul apa yang dibicarakan, sudah sampai bahas tentang kemacetan segala *semacam aku ini mahasiswa jurusan sipil yang mengawasi kemacetan atau menghitung volume kendaraan*
akhirnya, ketika tiba di golf berkah pertama di hari Jumat datang
si mbak tingkat tadi memfasilitasi perjalananku hingga tiba di golf
maksudnya, aku dibayarin gitu
hahahaa.. rejeki itu memang tak pernah tahu kapan akan datangnya kan :D
oh iya, mbak tingkat tadi sudah mengajar di SMA Bina Warga 2 *sekolah adikku sekarang* sebagai salah seorang guru Fisika
mungkin mau nyicipin gaji kali yaah
say thanks banyak-banyak deh buat Mbak Arini, di pagi Jumat ini ^_^

selanjutnya, setiba di SMPN 4 ternyata bel sudah berbunyi dan proses pembelajaran sudah dimulai *masih ada yang baru akan dimulai sih*
di kelas VIII.8 sahabatku yang akan melakukan penelitian *Ana*, telah ditemani seorang sahabat lainnya *Dian* yang ternyata datang lebih pagi dibanding yang akan melakukan penelitian
kami hanya sekedar membantu untuk melakukan dokumentasi
dengan kamera digital & handphone di tangan masing-masing kami mulai beraksi mencoba merekam kegiatan pembelajaran hari ini
aku yang selama tiga bulan PPL kemarin berhadapan dengan anak-anak SMA, agak sedikit 'shock' ngeliat nakalnya anak kelas VIII SMP
mereka ini 'jahil', gak bisa liat temen-temennya duduk nyaman, kalo siswaku dulu nakalnya *tiiiiiiiit....
yaah gitu deh, anak SMA.. nakalnya gimana coba, apalagi sama guru *mahasiswa* muda >_<

selesai dari SMPN 4, kami menuju Kampus FKIP Unsri di jalan Ogan karena akan mengejar dosen
untuk berbagai keperluan, tanda tangan KRS, tanda tangan SK Pembimbing, dan bimbingan
dan rejekinya cuma sebatas tanda tangan KRS dan tanda tangan SK Pembimbing
sedangkan untuk bimbingan, belum ngomongin tentang itu saja aku sudah ditolak sang PS *Pembimbing Skripsi
beliau memang  lagi super sibuk dan yaah beginilah nasib jika dibimbing dosen yang juga merangkap sebagai Kaprodi
tapi yaaah, bersabar saja
nanti ketika urusan administrasi ini selesai, sampai ke rumah-rumah akan ku kejar sang pembimbing :D

selanjutnya, karena kelelahan menunggu sang dosen selesai mengajar, kami segera mengisi perut di Warung Abah Hadi
warung makan favorit sejak semester 3 lalu
rejeki selanjutnya dapet oleh-oleh dari Dian yang baru balik dari mudiknya Dian ke Kawarang selama dua minggu, brownies kering :D
ini kali pertama aku makan dan bahkan kenal dengan brownies kering seperti ini
penggemar brownies sepertiku jangan deeh dikasih makanan ini
tapi mengingat dua sahabat lainnya belum menikmati oleh-oleh ini, ku tahan nafsuku untuk melahapnya *ketauan deh* ~_~
selesai makan, karena cuaca yang memang panas garang tanpa mendung sedikitpun membuat kami memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing
rencana awal kami untuk 'main' kami pending hingga waktu yang tak terhingga

sejam kemudian aku telah berada di rumah
rumah terasa panasss.. suasanaku dengan sang malaikat dunia tadi pagi belum mencair ternyata
ingin segera mengatakan maaf, tapi entah kenapa mulut begitu sulit mengucap itu dan karena lelahku, setelah zuhur aku memutuskan untuk segera tidur siang
kepalaku sakit, mungkin migrainku sedikit kambuh tersengat panasnya hari
tetapi, sebelum tidur tiba-tiba pintu rumah diketuk oleh orang dari luar, suara laki-laki
aku langsung berlari menuju kamar menyelamatkan diri *aku dalam keadaan tak berjilbab, tak mungkin aku membuka pintu*
dan ternyata tamu di siang hari itu hanya seorang kakak yang tinggalnya tak jauh dari rumah
bukan untuk bertamu, tetapi hanya mengantarkan sesuatu
ternyata, ia mengantarkan makanan di hari ulang tahun keponakan kakak itu
Alhamdulillah, rejeki lagi
siang-siang cuma mantep di rumah eh dapet makanan enak gratis
memang rejeki itu udah ada yang ngatur sih ^_^

dan akhirnya hingga postingan ini selesai, masih menanti datangnya rejeki *tak bersyukur!!
dan juga, hingga postingan ini selesai, aku masih dengan suasana hati yang buruk sebenarnya
masih merasa tak nyaman hati dengan 'nada' bicaraku pada mama pagi tadi
mungkin benar, sensitivitas tinggi sedang menggelayuti para mahasiswa tingkat akhir
apapun itu "Finally, today is Friday"

*Ampuni hamba hari ini ya Allah atas semua lisan, perbuatan, prasangka, dan gerak hati yang tak pantas.. Aamiin...
menanti datangnya derai hujan, Allah.. aku rindu :D

sekotak brownies kering oleh-oleh dari Karawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar