ketika aku merasa aku mampu, kadang aku berbangga hati
aku merasa tinggi dan mulai tak peduli
ya... tak peduli pada 'mu' yang telah mampu membuatku tinggi sebenarnya
akhirnya melarikan diri
ahh.. aku hanya orang yang cepat berbangga hati ya..
padahal dia...
membuatku mendapatkan banyak pembelajaran tentang arti masa depan sebenarnya
membuatku mendapatkan banyak pembelajaran tentang arti masa depan sebenarnya
bukan dinilai dari pintarnya diri ini ditandai dengan IQ yang selangit
dari tingginya "IPK" yang mampu kucapai kini
tidak... bukan itu ukuran keberhasilanku
pernahkan ada orang yang bertanya mengenai itu
apaka ada sekelompok masyarakat yang bertanya bagaimana keadaan nilai segala macam se-detail mungkin?
masyarakat yang akan ku hadapi nanti kebanyakan adalah masyarakat awam yang hanya tahu masalah "PUAS" atau tidak "PUAS" dengan apa yang akan kukerjakan
bagaimana "SIKAP"ku saat aku menghadapi mereka
hanya itu yang mereka nilai!!
yaah... untuk kali ini aku akhirnya menyadari
bukan aku yang 'kau' butuhkan
tapi aku yang membutuhkan'mu'
benar-benar butuh...
mungkin begini keadaan seseorang yang sering dinilai "sakau"
begitupun aku sekarang
ketika 'engkau' mulai mendekatiku lagi
aku seolah seperti anak kecil yang dapat mainan baru
pengganti mainan lamanya
mampu bersorak
seperti dulu ketika aku benar-benar berada di sisi'mu'
dia mampu mengajarkan banyak hal
terlebih tentang hidup yang sebenarnya
bagaimana dan apa yang akan kita hadapi di kehidupan kita selanjutnya
setelah kita tak lagi memakai "pakaian kebanggan" kita saat ini
belajar mengenai sikap
saling menghargai
saling menolerir 'hati'
berbagi... memberi....
bukan hanya itu akhirnya kusadari
aku takkan mengenal semua pembelajaran "ketertiban", "kerapian"
aku takkan mampu seperti sekarang
mungkin aku takkan mampu "sekuat" hari ini
melakukan yang jika ku pikir dengan akalku saja takkan mungkin
takkan pernah mungkin aku bisa "memimpin"
takkan mampu aku membagi apa yang ku punya
jika aku tak pernah mulai untuk menginjakkan kaki di sana...
akhirnya.. sekali lagi
kuakui...
ternyata bukan aku yang dibutuhkan
tapi aku yang membutuhkanmu
BEM FKIP UNSRI
bagi kebanyakan mahasiswa lain yang belum pernah sedetik saja menjejakkan kaki kesana
kami hanya sekelompok orang yang terlalu "mengeksekutifkan" diri
tidaaaak.. kami tidak seperti itu
kami sama seperti kalian
kami juga mahasiswa yang terdaftar, sama seperti kalian
kami tak pernah dapat keistimewaan apapun dari dosen saat pembelajaran
kami pun harus belajar ekstra, sama seperti kalian
kita sama...
hanyaaaa yang membedakan kami berkesempatan bergabung di badan "eksekutif" itu
hanya itu dan itu pilihan...
akhirnya mengapa aku memilih untuk tergabung disana
karena aku takkan mendapatkan pembelajaran hidup di tengah masyarakat itu jika aku hanya duduk manis di dalam kelas
lalu aku pulang ke rumah
dan menjalani rutinitas itu lagi di keesokan harinya
aku tak bisa seperti itu ternyata
ternyata.. sekali lagi dan takkan berhenti aku sadari
BUKAN AKU YANG DIBUTUHKAN, TAPI AKU YANG MEMBUTUHKANMU - BEM FKIP UNSRI-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar